Mabit dan Gerakan Subuh Berjamaah di Masjid Raya Pondok Indah

bachtiarnasir.net.Sejak sore, puluhan pemuda-pemudi memadati Masjid Pondok Indah, Jakarta Selatan. Panitia mencatat, hingga acara selesai, sekitar 800-an pemuda hadir di acara ini. Luar biasa! Meskipun sasaran peserta sebenarnya adalah para pemuda –sesuai dengan penggagas acara ini: YI Lead-, ternyata banyak orang tua dan remaja yang juga berbondong-bondong hadir di acara ini. Bahkan, ada sejumlah peserta yang sengaja datang dari luar kota untuk menghadiri acara yang berlangsung di Masjid Pondok Indah. Subhanallah. Di antara peserta Mabit, Nampak beberapa Dai Muda Pilihan (DMP) dari ANTV, yakni Maya Rahmatina, Sherly Annavita, Putri Rizki Ardhina dan Tri Wahyudi.

YI Lead sendiri merupakan salah satu divisi dari Ar Rahman Quranic Learning Center (AQL). Divisi ini dibentuk untuk menempa kader-kader AQL dalam bidang leadership. Kelak kader dan alumni YI Lead memang disiapkan untuk dakwah yang difokuskan pada masalah kepemimpinan. Hal itu seperti yang diungkapkan oleh Sekjend YI Lead, Agastya Harjunadhi.

Hampir sama dengan DMP (Dai Muda Pilihan), YI Lead nanti juga disiapkan jadi dai-dai yang lebih fokus pada kepemimpinan,” ujar pria yang akrab disapa Agas ini.
Mabit dan gerakan subuh berjamaah ini sendiri sebenarnya bertujuan untuk mengajak pemuda Islam untuk sama-sama berjuang di jalan dakwah dan syiar Islam yang sesuai dengan ajaran Allah melalui Rasulullah yang berpedoman pada Al-Qur’an dan hadist. Selain itu, mengajak umat Islam, khususnya para pemuda, untuk menegakkan sholat subuh berjamaah yang mempunyai banyak keutamaan.
Abu Hurairah berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Shalat berjama’ah lebih utama dibanding shalatnya salah seorang dari kalian dengan sendirian dengan dua puluh lima bagian. Dan para malaikat malam dan malaikat siang berkumpul pada shalat fajar (subuh).” Abu Hurairah kemudian berkata, “Jika mau silakan baca, “Sesungguhnya bacaan (shalat) fajar disaksikan (oleh para malaikat).” (QS. Al Israa: 78). (HR. Al-Bukhari no. 137 dan Muslim no.632)
Usman bin Affan  berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya.” (HR. Muslim no. 656)
Insya Allah dengan terselenggaranya acara ini, para peserta mempunyai ghiroh untuk berdakwah, yakni menegakkan hukum-hukum Allah. Selain itu, diharapkan mulai untuk membiasakan sholat subuh berjamaah, agar kita tidak termasuk ke dalam golongan orang-orang munafik sebagaimana perkataan Rasulullah.
Dari Abu Hurairah dia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
“Shalat yang dirasakan paling berat bagi orang-orang munafik adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun dengan merangkak. Sungguh aku berkeinginan untuk menyuruh seseorang sehingga shalat didirikan, kemudian kusuruh seseorang mengimami manusia, lalu aku bersama beberapa orang membawa kayu bakar mendatangi suatu kaum yang tidak menghadiri shalat, lantas aku bakar rumah-rumah mereka.” (HR. Al-Bukhari no. 141 dan Muslim no. 651)
Acara yang diketuai oleh Juri Aritha Persada Maha ini diawali dengan tahsin dan dilanjutkan tausyiah dengan pembicara Adiwarman Karim. Pria yang saat ini menjabat sebagai Chief Executive Officer (CEO) KARIM Business Consulting ini memaparkan bagaimana menjadi orang sukses, sesuai dengan cara Nabi Muhammad SAW.
Adiwarman menyebutkan ada tiga hal yang harus dimiliki oleh seorang entrepreneur cara Rasulullah, yakni kejujuran, kecerdasan, dan akhlak yang baik.
Apakah kejujuran itu? Kejujuran merupakan kunci bagi seorang pedagang. Ada dua bentuk kejujuran. Yang pertama, kejujuran terhadap Allah (siddiq). Kedua, kejujuran terhadap manusia (amanah).
Muhammad muda itu adalah figur terhebat umat muslim. Dalam berdagang, ia digelari al-amin,” ujar Adiwarman. “Dalam perdagangan menuju Syam atau Syiria sekarang, semua orang berusaha untuk mengelabui Muhammad muda. Para pedangan itu membanting harga, sehingga barang mereka cepat laku, kecuali Muhammad muda. Maesaroh yang saat itu menjadi asistennya membujuk Muhammad untuk juga membanting harga. Tapi karena satu alasan, beliau menolak. Keberuntungan selalu berpihak kepada yang jujur. Sementara yang lain malah merugi, karena kecurangan. Muhammad muda justru meraih keuntungan besar.
Yang kedua adalah kecerdasan. Cerdas dalam konteks ini dalam menyampaikan sesuatu (tabligh) dan cerdas dalam mempengaruhi atau membaca situasi (fathanah). Masih dikutip dari cerita di atas, bahwa Muhammad muda tidak bangkrut, meski banyak pedagang yang membanting harga. Kenapa?
Rasulullah selalu bersikap amanah kepada tuannya dengan menjual barang dagangannya, sesuai dengan harga yang diamanahkan. Yang kedua, beliau pintar dalam membaca situasi, bahwa pembeli lebih banyak dibandingkan penjual. Dengan begitu, otomatis pembeli masih akan terus berdatangan. Oleh karena itu, beliau bertahan, kejujuran dan kecerdasan pun membuktikan hasil yang baik.
Modal ketiga menjadi pengusaha adalah akhlakul kariimah. Siapa yang tidak tahu akhlak Muhammad muda? Beliau adalah al-amin dan seluruh penjuru Mekkah tahu itu.
Selain tausyiah, ada acara Qiyamul Layl yang dipimpin oleh Ustaz Mukhtar Ibn Loa. Beliau tak lain adalah Imam Masjid Agung Al Azhar. Sehabis sholat subuh berjamaah, giliran tausyah subuh yang dibawakan oleh Ustaz Bachtiar Nasir, Lc., MM selaku pimpinan AQL. Dalam tausyiahnya, Ustaz Bachtiar memaparkan karakter Rasulullah dan Rasulullah di mata tokoh-tokoh non-muslim.
Tokoh dunia pertama adalah Gandhi. Pemimpin India ini mengungkapkan, Rasulullah memiliki sosok yang sederhana, selalu menepati janji, perilakunya terhormat, tapi tidak ingin menonjolkan siapa dirinya. Pengabdiannya yang intensif kepada teman-teman dan para pengikutnya. Memiliki keberanian dan kepercayaan penuh pada Allah dan misinya sendiri.
Inilah bukti, bahwa bukannya pedang yang dapat menghadapi rintangan, namun kerendahan hati yang membuat semua itu terjadi,” ujar pria yang bernama lengkap Mohandas Karamcham Gandhi ini.
Selanjutnya komentar datang dari seorang non muslim George Bernard Shaw. Penulis terkenal asal Irlandia dan pendiri London School of Economics ini mengungkapkan dengan jujur, bahwa jika ada agama yang akan menguasai Inggris atau Eropa dalam abad mendatang mungkin itu adalah agama yang diajarkan oleh Muhammad, yakni Islam. Ungkapan Shaw tersebut terdapat dalam buku ‘The Genuine Islam’, Vol. 1, 1936.
Ada hal yang menarik, Ustaz Bachtiar menyatakan kesalahan prediksi Shaw, mengenai waktu penguasaan Islam atas dunia. Shaw mengatakan, penaklukan Islam atas bumi akan terjadi lebih lama. Tapi Ustaz beserta pemuda YI Lead percaya, penaklukan ini akan terjadi lebih cepat dari perkiraan Shaw. Terbukti dengan banyaknya pembelaan-pembelaan umat atas Islam yang mulai bangkit dari tidurnya yang panjang.
Pendapat lainnya mengenai kepemimpinan Muhammad diungkapkan oleh Michael H. Hart. Dalam buku The 100, A Ranking of the Most Influential Persons In History, New York (1978), Michael H. Hart menempatkan Nabi Muhammad dalam urutan pertama dari 100 orang paling berpengaruh di dunia. Posisi Rasulullah mengalahkan Isaac Newton, Paulus, dan Yesus. Kata Hart,
Rasulullah adalah satu-satunya manusia yang secara menakjubkan sukses dalam kehidupan religi dan sekuler,” komentar Hart.
Orang hebat lainnya yang berkomentar tentang ketauladanan Muhammad adalah sejarawan yang juga menjabat sebagai anggota parlemen Inggris, Edward Gibbon. Dalam bukunya History of the Saracen Empires, London (1870), Gibbon mengatakan, bahwa dia percaya, “Dalam 1 Tuhan dan Muhammad adalah nabi dari Tuhan”. Itu merupakan pernyataan sederhananya dalam menggambarkan Islam. Gambaran intelektual atas Tuhan tak pernah dikurangi dengan berhala yang terlihat. Kehormatan dari sang nabi tak pernah melanggar ukuran kebajikan manusia.
Itu hanya sebagian kecil pengakuan yang dapat di bagi yang diungkapkan oleh orang-orang hebat di zamannya. Tapi bagaimanapun kita semua tahu, Muhammad saw rasul Allah, dengan segala ketauladannya adalah satu-satunya hamba yang diutus untuk memperbaiki dunia dengan al-Qur’an. Oleh karena itu, sungguh aneh jika kita sebagai umat Islam tidak mencintai al-Qur’an. (Dwi Elie dan Rina Oktasari)

Apa Kata Mereka Acara “Mabit dan Sholat Subuh Berjamaah” ini?



Acara yang diselenggarakan YI Lead ini merupakan wadah yang memberian kesempatan para pemuda berkumpul untuk membangun kembali semangat leadership dan interpreneurship yang ada pada zaman nabi Muhammad SAW dulu. Materi-materi  yang Sherly ikutin dari acara ini benar-benar memuaskan rasional yang sejauh ini belum pernah Sherly dapatkan di tempat lain.” – Sherly Annavita (Dai Muda Pilihan ANTV)

Mabit ini sangat luar biasa karena saya lihat ini berusaha mengajak masyarakat umum bukan dikhususkan untuk suatu organisasi tertentu yang belum pernah saya jumpai di Banjarmasin kota asal saya. Dan mengenai materi ust. Bachtiar Nasir mengenai karakteristik kepemimpinan Nabi Muhammad itu sangat luar biasa, beliau memaparkan dengan mengambil pendapat-pendapat orang nonmuslim, sehingga terlihat bahwa orang nonmuslim saja mengakui bahwa Rosulullah itu luar biasa, kenapa kita tidak?”- Maya Rahmatina (Dai Muda Pilihan ANTV)

Mabit yang di selenggarakan oleh YI Lead ini melatih para pemuda untuk ikut berorganisasi atau mengurus suatu acara, yang nantinya diharapkan akan memunculkan jiwa kepemimpinan para pemuda untuk berani menjadi seorang pemimpin sebagaimana kepemimpinan Rosulullah.” – Putri Rizki Ardhina (Dai Muda Pilihan ANTV)
Tags: , ,

Masjid Raya Pondok Indah

Menjadikan Masjid sebagai pusat unggulan dalam peribadatan, dakwah, sosial keagamaan dengan sistem pengelolaan modern

0 comments

Leave a Reply